Tes Apa Yang Biasa Dilakukan Untuk Pengobatan Raja Singa?

Ada beberapa metode yang bisa digunakan dalam pengobatan raja singa. Pasien bisa memilih sendiri metode yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuannya. Sebab masing-masing cara pengobatan pastinya membutuhkan biaya yang berbeda. Metode alternatif salah satu yang menawarkan biaya terjangkau dengan penggunaan bahan-bahan herbal alami sebagai obat dan terapi pengobatan penyakit sipilis.

Pasien juga bisa melakukan pengobatan secara mandiri dengan mengkonsumsi antibiotic yang bisa dibeli bebas di apotek atau toko obat. Pilihan ini bisa diambil jika sudah dipastikan bahwa gejala yang muncul adalah penyakit sipilis. Atau pernah mengidap penyakit sipilis sebelumnya. Namun untuk lebih akurat, perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu secara medis.

Sangat disarankan pasien melakukan pengobatan secara medis melalui bantuan dokter spesialis. Dalam hal pengobatan pasien diperiksa secara lebih mendalam supaya memudahkan dalam diagnosa. Apakah benar terinfeksi sifilis atau penyakit lain dengan gejala yang sama. Sebab bakteri hanya bisa dilihat secara mikroskopis dengan alat khusus untuk mengetahui aktifitas dan tingkat infeksinya.

Tes untuk Pengobatan Raja Singa

Pengobatan raja singa melalui metode medis diawali dengan skrinning. Yaitu test yang nantinya digunakan untuk menetukan apakah seseorang terpapar sipilis atau tidak. Tentunya berdasarkan gejala yang muncul pada tubuh pasien. Tes sifilis yang pertama dilakukan adalah VDRL (Venereal Disease Research Laboratory) dan RPR (Rapid Plasma Reagin) keduanya adalah tes non-treponema.

Pada kedua tes ini akan diketahui ada tidaknya immunoglobulin yaitu antibodi alami di dalam tubuh pasien sebagai reaksi dari adanya infeksi bakteri Treponema pallidum. VDRL bisa menunjukkan hasil positif palsu pada pasien maka perlu dilakukan kembali tes treponema. Tes yang lebih khusus atau spesifik terhadap adanya infeksi bakteri penyebab sifilis.

Baca Juga :   Apa Program Pemerintah untuk atasi pengobatan raja singa?

Setelah skrinning melalui tes VDRL menunjukkan hasil reaktif atau positif maka dilakukan tes TPHA (Treponema pallidum Haemagglitination Assay). Tes ini lebih khusus menunjukkan adanya reaktif terhadap infeksi bakteri sifilis, jarang menunjukkan hasil tes positif palsu. TPHA dapat memberikan hasil positif seumur hidup pasien walaupun gejala telah sembuh dan pengobatan berhasil.

Dari tes treponema akan diketahui bahwa seseorang pernah terinfeksi bakteri penyebab sifilis. Sedangkan tes non-treponema menunjukkan perkembangan dan aktifitas penyakit dalam tubuh pasien. Untuk mengetahui keberhasilan pengobatan atau terapi bisa dilihat dari hasil tes non-treponema VDRL. Biasanya ditunjukkan dengan perbandingan angka riter yang semakin menurun misalnya dari 1:16 menjadi 1:4.

Pengobatan Raja Singa Stadium Primer

Gejala Raja singa pada stadium primer tidak bisa diabaikan. Meskipun gejala yang muncul bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan namun harus dipastikan bahwa bakteri penyebab raja singa benar-benar hilang dari tubuh pasien. Dengan memeriksakan diri secara medis gejala yang muncul akan diambil sample agar diketahui ada tidaknya bakteri Treponema pallidum.

Pada gejala awal raja singa dokter akan memberikan suntikan antibiotik penisilin untuk menghilangkan gejala sekaligus melemahkan bakteri. Dalam satu kali suntikan gejala berupa luka dangkal dibagian genital, anus, bibir dan mulut akan lekas mengering. Selanjutnya dokter akan meminta pasien untuk memeriksakan sample darah secara berkala. Sehingga aktifitas bakteri dapat terpantau.

Pilihan pengobatan raja singa cukup beragam sesuai kebutuhan pasien. Mengobati penyakit secara mandiri bisa dilakukan dengan mengkonsumsi Olamix. Obat antibiotik ini dapat menyembuhkan penyakit kelamin dalam 3-4 hari. Terdapat 2 type obat Olamix, type A dan type B. Olamix type A memiliki efektifitas tinggi yang dapat menyembuhkan penyakit secara permanen.

Baca Juga :   Apa Saja Pantangan Raja Singa? Ini Penjelasannya!

Mendapatkan obat olamix sangat mudah dan lebih praktis karena bisa dibeli melalui shopee dengan kata kunci Olamix. Pengobatan pada stadium primer cukup mudah, namun obat harus tetap dihabiskan dalam satu paket untuk menghindari resistensi bakteri. Selama pengobatan tim Olamix akan memantau perkembangan penyakit memberikan pendampingan dan konsultasi gratis kepada pasien.

Pentingnya Pengobatan Raja Singa Stadium Primer

Penyakit kelamin yang diketahui gejalanya sejak stadium awal perlu mendapat perhatian khusus dari pasien bersangkutan. Mengingat penyakit kelamin seringnya menjadi bahaya laten yang dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan organ dalam manusia. Ketika sudah terjadi kerusakan organ dalam maka akan sulit dipulihkan. Meskipun bakteri didalam tubuh bisa diobati untuk melemahkan aktifitasnya.

Pada stadium primer pasien tetap dapat menularkan penyakit kepada orang lain yang menjadi pasangan seksualnya. Penularan sering tidak disadari sebab pasien yang membawa faktor penyakit terlihat sehat dari luar. Cara penyebaran penyakit inilah yang sangat ditakutkan sebab kasus penyakit kelamin semakin sulit terdeteksi. Dengan tidak adanya kemunculan gejala pada pasien.

Jika stadium awal tidak diobati maka raja singa akan memasuki stadium sekunder setelah beberapa minggu. Gejala pada stadium ini lebih berat namum mirip dengan influenza yang seringnya menyulitkan dokter memberikan diagnosa. Meskipun bisa sembuh sendiri namun stadium sekunder jika luput dari pengobatan raja singa akan memasuki stadium laten yang berbahaya.

Leave a Comment

Dapatkan Konsultasi Gratis Untuk Sifilis Disini