Seperti Apa Gejala Gonore Wanita yang Paling Umum?

Gejala gonore pada setiap orang bisa berbeda. Pada wanita bisa muncul setelah 10 hari setelah penularan terjadi, pada pria bisa sampai 14 hari setelah penularan. Namun ada juga yang baru merasakan gejala setelah 30 hari. Waktu yang berbeda setiap orang ini disebabkan kondisi kesehatan masing-masing serta tingkat imunitas yang dimiliki.

Tubuh orang yang memiliki imunitas bagus dan antibodi di dalam tubuh aktif akan dapat melawan infeksi bakteri. Namun seiring dengan perkembangbiakan bakteri yang pesat akan muncul gejala penyakit. Gejala penyakit kelamin bisa jadi tidak nampak oleh orang lain, namun bagi yang aktif melakukan hubungan seksual harus waspada terhadap kemungkinan penularan.

Penting untuk mengenali perubahan yang terjadi pada bagian tubuh terutama area genital. Meskipun gejala penyakit kelamin tidak langsung nampak, tetapi jika curiga tubuh terpapar bakteri dari pasangan seksual sebelumnya ada baiknya segera melakukan skrinning. Selama pemeriksaan usahakan untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan siapapun sampai dipastikan tubuh aman dari penyakit.

Gejala Gonore yang Umum Dirasakan Wanita

Gejala gonore pada wanita lebih ringan sehingga lebih sering diabaikan. Maka tak heran jika wanita menjadi karier penyakit ini. Bahkan tanpa disadari menularkan penyakit kepada orang lain melalui hubungan seksual secara langsung. Gejala tidak langsung muncul bahkan bisa sampai 30 hari jadi seolah sehat dan bugar tanpa gangguan kesehatan apapun.

Jika memiliki riwayat hubungan seksual tidak aman perlu diwaspadai adanya penularan penyakit kelamin. Untuk lebih meyakinkan bisa dengan mempelajari gejala penyakit gonore yang umum muncul pada wanita. Keluarnya cairan berlebih seperti keputihan berwarna kuning atau kehijauan, frekuensi buang air kecil meningkat, pembengkakan pada vulva, demam dan nyeri saat berhubungan seksual.

Baca Juga :   Cara Alami Mengobati Sipilis Dengan Cepat

Keputihan berlebih ini yang sering diabaikan sebab tidak menimbulkan nyeri sehingga perawatan hanya dilakukan dengan membersihkan secara rutin area kewanitaan serta sering mengganti pembalut. Selain itu gejala ditandai dengan bercak darah atau flek diluar masa menstruasi, dan perdarahan berlebih pada saat menstruasi. Gejala ini perlu diwaspadai sehingga tidak bertambah parah.

OLAMIX untuk gejala gonore
OLAMIX untuk gejala gonore

Penanganan Ketika Muncul Gejala Gonore

Mengetahui gejala gonore akan memudahkan seseorang yang mencurigai dirinya terpapar penyebab penyakit untuk segera melakukan pemeriksaan. Jika dinyatakan positif oleh dokter yang menangani maka bisa langsung mengambil tindakan pengobatan. Dokter akan memberikan obat antibiotik untuk meredakan gejala yang dialami sekaligus menghilangkan bakteri penyebabnya. Biasanya gejala akan mereda dalam beberapa hari.

Namun bagi yang tidak memeriksakan diri ttetapi yakin bahwa gejala yang dialami adalah gonore bisa langsung melakukan pengobatan secara mandiri. Obat antibiotik adalah solusi menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri seperti halnya gonore. Pasien dapat membeli Olamix secara online melalui shopee untuk pengobatan secara mandiri. Obat ini efektif menyembuhkan gonore.

Olamix yang diminum sesuai anjuran dapat menyembuhkan penyakit kelamin dalam 3-4 hari. terdapat 2 type obat yaitu type A dan type B dengan masing-masing kelebihan sesuai kebutuhan pasien. Obat type A memiliki efektifitas lebih tinggi dan mampu menyembuhkan gejala lebih cepat secara permanen meskipun harganya lebih mahal dari type B.

Selama pengobatan menggunakan Olamix, pasien mendapat pendampingan dan konsultasi gratis dari tim yang bertugas. Sehingga perkembangan penyakit dapat terpantau dilihat dari mulai berkurangnya gejala yang dialami pasien. Pasien lebih tenang dan merasa termotivasi secara psikologis sehingga proses penyembuhan lebih cepat. Hal yang sama juga akan didapatkan dengan metode pengobatan medis.

Baca Juga :   1 Hari Sembuh Dengan Suntik Gonore! Apa bisa?

Bahaya Jika Gejala Gonore Luput dari Pengobatan

Penyakit gonore adalah infeksi menular seksual, yang tentu saja dapat menyebabkan komplikasi kesehatan jika tidak mendapat pengobatan secara tepat. Umumnya pasien masih abai ketika mendapati dalam dirinya terpapar penyakit seksual. Terlebih gonore kadang tidak menimbulkan gejala. Khususnya pada wanita hanya disikapi seperti mengalami keputihan biasa yang dapat sembuh dengan perawatan.

Padahal gejala ringan yang muncul di awal akan menjadi lebih berat jika tidak diobati. Pada beberapa pasien akan mengalami nyeri pada tenggorokan, nyeri ketika berhubungan seksual, pembengkakan kelenjar getah bening dan pada wanita dapat menyebabkan radang panggul. Radang panggul yang berlangsung dalam waktu lama akan menyebabkan luka dan menyebabkan infertilitas.

Pada pria gejala yang muncul umumnya lebih berat meskipun pada awal infeksi. Keluarnya nanah dari penis disertai rasa terbakar dan nyeri harusnya sudah menjadi alarm untuk segera melakukan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat. Jika tidak diobati bakteri akan menginfeksi dan menyebar ke epididymis sehingga menyebabkan pembengkakan testis dan mengganggu kesuburan.

Gonore yang tidak mendapat penanganan tepat pada wanita juga dapat menular kepada janin ketika mengandung. Penularan terjadi akibat konak langsung dengan bayi ketika proses kelahiran melalui vagina. Gejala pada bayi ditandai dengan gangguan pada mata, bahkan dapat menyebabkan meningitis. Maka perlu kepedulian untuk lebih mengenali gejala gonore untuk langkah pengobatan.

Leave a Comment

Dapatkan Konsultasi Gratis Untuk Sifilis Disini