Resiko Infeksi HIV bagi Penderita Sipilis, Apakah Sipilis Bisa Menyebabkan HIV?

Apakah Resiko Sipilis Bisa Menyebabkan HIV?

Banyak orang seringkali menanyakan tentang apakah sipilis bisa menyebabkan HIV? Karena seperti yang diketahui bahwa sifilis merupakan penyakit seksual menular seperti HIV. Sehingga hal ini seringkali dikait-kaitkan oleh banyak orang.  Terlebih banyak fakta menunjukkan bahwa orang yang terkena sipilis biasanya lebih beresiko terkena penyakit HIV.

Maka dari itu bila penyakit ini tidak diobati sesegera mungkin hingga tuntas, sipilis bisa berkembang hingga 4 tahapan. Setiap tahapannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Yaitu ada tahapan primer, sekunder, laten, dan tahapan akhir. Mengingat penyakit ini sangat berbahaya, tak heran bila sejak puluhan tahun silam obatnya sudah dikembangkan oleh beberapa ahli.

Metode penularan sipilis bisa terjadi lewat anal, vagina, dan oral seks. Selain itu, sipilis juga bisa menular lewat kontak langsung terhadap luka penyebab sipilis (chancre), dimana umumnya luka ini muncul pada permukaan anus, alat kelamin, dubur, dan dalam vagina. Lebih buruknya lagi adalah ternyata sipilis juga bisa menyerang wanita hamil. 

Saat wanita hamil terkena sipilis, hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan janinnya. Bahkan besar kemungkinan sang calon buah hati bisa terlahir cacat dan mengalami kematian. Ada juga yang justru tertular sipilis saat dilahirkan langsung oleh sang ibu yang memiliki masalah sipilis. Komplikasi yang disebabkan oleh sipilis bisa menyebabkan terjadinya kerusakan kronis pada tubuh. 

Apakah Resiko Sipilis Bisa Menyebabkan HIV?

Sipilis dan HIV merupakan penyakit yang sama-sama bisa menular kepada orang lain lewat hubungan intim dengan banyak orang secara bergantian. Sehingga besar kemungkinan seseorang yang menderita sipilis bisa menyebabkan HIV juga. Meskipun begitu, besaran resiko penularan HIV bagi penderita sipilis itu masih kecil. Yaitu tidak lebih dari 1%.

Baca Juga :   Apa Bahaya Sipilis? Ini Dampaknya untuk Otak!

Itu berarti seseorang bisa terkena sipilis dengan rasio 1 dari 100 kali hubungan intim tanpa menggunakan pengaman dengan penderita yang mengalami positif HIV. Penderita sipilis bisa langsung terkena penularan HIV sejak hubungan intim yang pertama, kedua, hingga seterusnya. Sipilis sendiri berasal dari bakteri Treponema Pallidum.

HIV dan AIDS itu berasal dari infeksi virus yang menyebabkan sistem imun penderita menurun drastis, sehingga gejalanya disebut AIDS. Kuman yang menyebabkan terjadinya infeksi HIV dan sipilis itu tidak sama. Namun cara penularan kedua penyakit ini sama, yaitu lewat cairan tubuh (cairan vagina dan penis) dan melalui darah. Di bawah ini adalah rute penularan penyakit sipilis dan HIV:

  1. Seseorang yang sering berhubungan intim tanpa kondom dengan penderita sipilis dan HIV, baik secara anal, oral, dan vaginal beresiko tertular penyakit ini.
  2. Orang yang berbagi alat suntik dengan penderita sipilis dan HIV juga beresiko tertular. Begitu juga dengan transfusi darah yang dilakukan oleh penderita penyakit kelamin ini.
  3. Ibu hamil yang mengalami positif sipilis dan HIV bisa menular ke bayinya saat masa kehamilan, menyusui, dan persalinan.

Mengingat cara penularan sifilis dan HIV sama, itulah sebabnya penderita raja singa biasanya diminta untuk melakukan skrining (deteksi HIV sejak dini). Hal ini juga berlaku sama untuk penderita HIV yang harus melakukan deteksi sipilis sejak dini. Namun meskipun sipilis bisa menyebabkan HIV, keduanya tidak bersifat kelanjutan.

Kedua penyakit ini bisa menyerang seseorang secara bersamaan. Itulah sebabnya cara terbaik mencegah penularan kedua penyakit ini adalah harus melakukan hubungan sehat tidak bergonta-ganti pasangan, jangan pernah berbagi peralatan suntik (jarum) kepada siapapun. Seseorang yang pernah melakukan hubungan intim tanpa kondom ataupun berbagi jarum suntikan lebih beresiko terkena HIV dan sipilis. Itulah sebabnya mereka harus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Baca Juga :   Berapa Hari Tanda-Tanda Penularan Raja Singa Setelah Berhubungan?

Resiko Infeksi HIV bagi Penderita Sipilis

Jika ditanya apakah sipilis bisa menyebabkan HIV? Perlu Anda ketahui bahwa tidak hanya sipilis saja, namun penyakit seksual menular lainnya juga diprediksi lebih beresiko tertular penyakit HIV dari 2 hingga 5 kali lipat dibandingkan mereka yang selalu melakukan hubungan sehat. Karena luka sipilis itu mudah sekali mengeluarkan darah sehingga hal ini memudahkan virus HIV masuk ke aliran darah luka sipilis tersebut saat melakukan hubungan intim. Akibatnya, terjadilah penularan penyakit HIV saat mengidap sipilis.

Jika Anda mengalami beberapa keluhan terkait dengan penyakit sipilis, sebaiknya segera konsultasikan hal ini kepada dokter kelamin & kulit. Sehingga Anda bisa mendapatkan terapi dan perawatan khusus yang tepat supaya tidak menular ke orang lain. Namun bila Anda malu untuk melakukan pengobatan ke dokter, solusinya adalah gunakan produk OLAMIX saja.

Anda bisa mendapatkannya dari Shopee dengan mengetik kata kuncinya. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemesanan langsung ke tim kami. Menariknya lagi adalah, selama masa pengobatan menggunakan OLAMIX, Anda akan mendapat dukungan sepenuhnya berupa menerima layanan konsultasi gratis untuk memantau perkembangan penyakit sipilis. Sehingga Anda bisa tenang meskipun masih banyak pertanyaan tentang apakah resiko sipilis bisa menyebabkan HIV? Namun hal itu bukan lagi masalah besar.

Metode Menyembuhkan Sipilis

Sebelum menanggapi pertanyaan apakah sipilis dapat membaik keseluruhan, butuh diketahui kalau metode mengobati sipilis cuma dengan pemberian antibiotik.

Umumnya antibiotik yang diberikan merupakan penisilin. Tetapi bila pengidap mempunyai alergi kepada penisilin, maka antibiotik yang dapat diberikan adalah doxycycline, azithromycin, tetracycline, Olamix serta ceftriaxone. Obat obatan tersebut hanya bisa di beli dengan resep dokter kecuali Olamix, Olamix terjual bebas di apotik terdekat bahkan di market place seperti shopee dan tokopedia pun ada

Pengidap yang berada pada tingkatan sipilis primer, sekunder, serta laten awal masih bisa diatasi dengan pengobatan seperti olamix, Biasanya penderita akan sembuh dalam tempo tiga hari setelah mengkonsumsi olamix.

Baca Juga :   Inilah Dampak Raja Singa Jika Tidak Segera Diobati!

Namun penderita tahapan sipilis laten yang akut biasanya diberikan pengobatan berbentuk injeksi penisilin per minggu.

Leave a Comment

Dapatkan Konsultasi Gratis Untuk Sifilis Disini