Kapan Pemberian Obat Gonore yang Tepat untuk Wanita?

Menyembuhkan gejala bukan hanya dengan obat gonore tetapi harus melalui tahapan pemeriksaan atau skrinning. Jika melakukan pengobatan melalui metode medis, dokter terlebih dahulu akan memeriksa sample cairan dan darah pasien. Sehingga diketahui ada tidaknya bakteri penyebab gonore serta tingkat penyebarannya di dalam tubuh pasien untuk memudahkan diagnosa dan pemberian obat.

Penyakit gonore terbilang mudah disembuhkan namun tidak semua metode pengobatan efektif. Tergantung dengan tekad pasien untuk sembuh. Yang lebih utama adalah menghindari penularan dan menjaga pergaulan. Tidak sedikit pasien melakukan pengobatan menggunakan antibiotik untuk meredakan gejala yang dialami tetapi dilain sisi masih aktif melakukan hubungan seksual sebelum masa pengobatan selesai.

Kebiasaan inilah yang menyebabkan penyakit kelamin seperti gonore selalu kambuh meskipun telah dilakukan pengobatan. Bahkan tak jarang terjadi resistensi bakteri terhadap obat yang dikonsumsi. Sehingga pemberian obat dalam dosis biasa tidak dapat menghentikan infeksi dan menghilangkan bakteri. Maka dari itulah perlu pemantauan penyakit oleh dokter atau praktisi kesehatan melalui pemeriksaan.

Pemeriksaan untuk Obat Gonore pada Wanita

Penyakit kelamin baik pada wanita maupun pria memerlukan perlakuan yang sama. Sebab keduanya memiliki potensi yang sama dalam menularkan penyakit kepada pasangan seksualnya. Tetapi pada wanita gonore harus mendapat perhatian lebih. Sebab banyak pasien wanita tidak menyadari dirinya terpapar bakteri penyebab gonore setelah berhubungan seksual dengan karier atau pembawa penyakit.

Gejala yang muncul tidak selalu dirasakan oleh wanita. pada 10-14 hari setelah berhubungan seksual, orang tertular gonore akan menunjukkan gejala berupa keluarnya nanah dari vagina. Meskipun masing-masing orang berbeda, ada yang hingga 30 hari baru merasakan gejala ini. Tetapi lebih disikapi sebagai gejala keputihan biasa karena tidak nyeri atau gatal.

Baca Juga :   Apakah Perbedaan Kencing Nanah Dengan Keputihan?

Wanita harus mendapat pemeriksaan secara berkala sedini mungkin. Jika memiliki kebiasaan berhubungan seks secara aktif maka perlu skrinning maksimal 1 bulan setelah berhubungan seksual. Apalagi jika mencurigai tubuh terpapar bakteri penyebab gonore. Sehingga segera dapat diketahui apakah terjadi penularan dari pasangan seksual sebelumnya. Selanjutnya segera mengkonsumsi obat gonore untuk penyembuhan.

Sebelum menikah dan sebelum memutuskan untuk hamil, wanita juga perlu memeriksaan kondisi kesehatan terkait indikasi penularan gonore. Pemeriksaan bisa dilakukan sekaligus bersama dengan pasangan. Untuk memastikan keduanya bersih dari penyakit kelamin dan aman bagi wanita untuk hamil. Jika salah satu terindikasi gonore dapat segera dilakukan pengobatan sebelum memulai program hamil.

Pemeriksaan juga diperlukan ketika wanita memasuki masa awal kehamilan atau trimester pertama. Masa ini adalah waktu paling potensial dalam penularan gonore dari ibu hamil kepada janin. Sehingga jika ibu hamil positif gonore dipastikan janin juga tertular. Pemeriksaan ulang diperlukan pada trimester ketiga untuk memastikan tidak terjadi penularan pada saat kelahiran.

Resiko Keterlambatan Deteksi Gonore pada Wanita Hamil

Pemeriksaan gonore yang terlambat pada wanita sangat beresiko terhadap kehamilan terutama pada trimester awal. Pada masa ini janin sudah terinfeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae yang dapat menyebabkan pertumbuhan abnormal janin, keguguran dan kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik atau diluar rahim harus diambil melalui prosedur operasi karena membahayakan kesehatan dan keselataman ibu hamil.

Keterlambatan pemeriksaan pada ibu hamil juga menyebabkan pemberian obat gonore menjadi tidak efektif. Sebab obat antibiotik lebih aman diberikan pada trimester awal kehamilan sehingga meminimalisir bakteri berkembang dan menginfeksi janin. Namun jika pengobatan terlambat diberikan maka perlu pemeriksaan khusus terhadap bayi ketika lahir untuk melihat aktifitas bakteri dan tingkat infeksinya.

Baca Juga :   Pengobatan Sifilis Mengunakan Lidah Buaya

Pemberian Obat Gonore yang Tepat

Obat gonore semakin cepat diberikan pada pasien semakin baik. Proses pemulihan gejala yang dialami semakin mudah terutama jika diberikan pada awal kemunculan. Semakin mudah juga untuk menghilangkan bakteri penyebab penyakit sehingga kesembuhan bisa dicapai 100% tanpa resiko kambuh. Obat untuk gonore bisa didapatkan dengan mudah melalui apotek dan toko obat.

Ketika menyadari adanya paparan bakteri penyebab gonore pasien bisa melakukan pengobatan segera melalui metode mandiri. Olamix adalah obat antibiotik yang dapat menyembuhkan gejala gonore dalam waktu 3-4 hari. Olamix tersedia dalam 2 type berbeda yaitu type A dan type B. Olamix type A lebih efektif dalam menyembuhkan gejala secara permanen.

Obat gonore ini bisa dibeli secara online melalui shopee dengan kata kunci Olamix. Dalam satu paket yang dibeli harus diminum habis meskipun gejala gonore sudah berangsur sembuh, sehingga tidak terjadi resistensi bakteri. Selama pengobatan pasien akan mendapatkan pendampingan dan konsultasi gratis dari tim Olamix. Sehingga pasien merasa tenang dan termotivasi.

Setelah pengobatan selesai pasien perlu memastikan kondisi kesehatan dengan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan dilakukan di laboratorium atau rumah sakit untuk mengetahui ada tidaknya bakteri dalam darah. Pemantauan penyakit dapat dilakukan melalui pemeriksaan tersebut sehingga bisa dipastikan tidak ada resiko kambuh karena tubuh bersih dari bakteri sekaligus mengukur efektifitas pemberian obat gonore.

Leave a Comment

Dapatkan Konsultasi Gratis Untuk Sifilis Disini